Emotional Eating Selama #dirumahaja ?

Emotional Eating Selama #dirumahaja ?

Anda merasa timbangan naik dan nafsu makan berlebih? Bisa jadi anda mulai mengalami Emotional Eating. Makan yang berlebih terutama mengonsumsi makanan yang kurang sehat dapat menurunkan sistem imun kamu dan menyebabkan naiknya berat badan, lho. 

Dalam situasi pandemi seperti ini, sebagian orang mungkin merasa kehilangan nafsu makan, tapi ada juga yang justru tidak bisa berhenti mengunyah. Melakukan semua kegiatan dari rumah pasti membuat anda mengubah kebiasaan makan, bukan? Saat lebih banyak melakukan aktivitas di rumah, kita memiliki akses yang lebih leluasa terhadap makanan, mulai dari bereksperimen masak sendiri, hingga memesan makanan melalui layanan pesan antar. Jam makan pun tidak beraturan dan memperbanyak stok cemilan di rumah jadi pilihan agar tidak bosan saat karantina di rumah.


Seringkali hal pertama yang tercetus di benak ketika stress dan cemas muncul adalah anda ingin makan agar perasaan membaik. Emotional eating atau kecenderungan untuk makan secara emosional dianggap sebagai sesuatu yang normal. Namun emotional eating ini juga menimbulkan dampak berbahaya seperti obesitas dan meningkatnya resiko penyakit kronis jika tidak dikelola dengan baik.


Maka, selalu terapkan pola hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi dengan menu seimbang dan atur porsi makan sesuai kebutuhan, rutin berolahraga dan istirahat yang cukup ya.